SalesCoach.idWawasan sales oleh Coach Evi Susanti Diskusi dengan Coach Evi →
Beranda / Prospecting sampai Closing / Sering kalah di harga
Sering kalah di harga

Negosiasi Penjualan B2B: Menghitung Dampak Diskon pada Laba

Coach Evi Susanti · 2 menit baca · Diperbarui 25 October 2026
Sering kalah di harga

Negosiasi Penjualan B2B: Menghitung Dampak Diskon pada Laba

Coach Evi Susanti · 2 menit baca · Diperbarui 25 Oktober 2026
Jawaban singkat

Dalam negosiasi penjualan B2B, diskon kecil memotong laba jauh lebih besar dari kesannya. Dengan margin kotor 25 persen, diskon 5 persen menuntut kenaikan volume 25 persen agar laba kotor tetap sama. Sales perlu menghitung tambahan volume ini, menanyakan pembanding yang dipakai customer, dan meminta imbal balik sebelum menyetujui potongan harga.

Akhir bulan, satu deal hampir closing. Procurement meminta potongan 5 persen, dan sales menelepon atasannya: "Kalau tidak dikasih, kita kalah." Atasan setuju karena target bulan itu belum tercapai. Kejadian seperti ini berulang di banyak negosiasi penjualan, dan jarang ada yang menghitung berapa laba yang hilang.

Berapa Dampak Diskon terhadap Laba?

Dampak diskon terhadap laba jauh lebih besar dari persentase potongannya, karena potongan harga langsung mengurangi laba per unit sementara biaya pokok tetap. Ambil contoh margin kotor 25 persen: dari setiap Rp 100 harga jual, laba kotornya Rp 25. Agar laba kotor total sama seperti sebelum diskon, volume penjualan harus naik:

  • Diskon 2 persen: laba per unit turun dari 25 menjadi 23, volume perlu naik sekitar 8,7 persen.
  • Diskon 5 persen: laba per unit turun dari 25 menjadi 20, volume perlu naik 25 persen.
  • Diskon 10 persen: laba per unit turun dari 25 menjadi 15, volume perlu naik sekitar 67 persen.

Rumusnya: tambahan volume sama dengan laba per unit awal dibagi laba per unit baru, dikurangi satu. Pada deal senilai Rp 1 miliar dengan margin 25 persen, diskon 5 persen memotong laba kotor dari Rp 250 juta menjadi Rp 200 juta. Angka ini bisa dihitung sales sendiri sebelum mengajukan persetujuan diskon.

Riset Marn dan Rosiello di Harvard Business Review (1992) menunjukkan perbaikan harga 1 persen rata-rata menaikkan laba operasional sekitar 11 persen. Arah sebaliknya juga berlaku: potongan kecil yang diberikan rutin menggerus laba jauh lebih besar dari kesan awalnya.

Cara Negosiasi dengan Klien Sebelum Menyetujui Diskon

Sebelum menyetujui potongan, jawab empat pertanyaan ini:

  • Apakah customer sudah menyebut pembandingnya secara spesifik, misalnya penawaran kompetitor atau batas anggaran tertulis?
  • Apakah nilai solusi (biaya perawatan, waktu berhenti alat, dukungan teknis) sudah dibahas dengan decision maker?
  • Apa yang customer berikan sebagai gantinya: volume lebih besar, kontrak lebih panjang, pembayaran lebih cepat, atau kesediaan menjadi referensi?
  • Berapa tambahan volume yang dibutuhkan untuk menutup potongan ini, dan apakah angka itu realistis?

Diskon tanpa imbal balik membuat customer belajar bahwa harga awal Anda selalu bisa ditawar. Diskon dengan imbal balik menjaga posisi negosiasi untuk transaksi berikutnya.

Langkah minggu ini

Ambil tiga deal terakhir yang closing dengan diskon. Hitung tambahan volume yang seharusnya dibutuhkan untuk menutup potongan itu, lalu bahas hasilnya di sales review berikutnya sebagai dasar aturan persetujuan diskon tim.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara negosiasi dengan klien tanpa menurunkan harga?

Mulailah dengan menanyakan pembanding yang dipakai klien, misalnya penawaran kompetitor atau batas anggaran tertulis. Bahas nilai solusi seperti biaya perawatan dan waktu berhenti alat dengan decision maker. Jika potongan tetap diperlukan, minta imbal balik berupa volume, kontrak lebih panjang, atau pembayaran lebih cepat.

Bagaimana cara menghitung dampak diskon terhadap laba?

Bagi laba per unit sebelum diskon dengan laba per unit sesudah diskon, lalu kurangi satu. Hasilnya adalah tambahan volume yang dibutuhkan agar laba kotor total tetap. Pada margin kotor 25 persen, diskon 10 persen membutuhkan tambahan volume sekitar 67 persen.

Kapan diskon boleh diberikan dalam penjualan B2B?

Diskon layak dipertimbangkan bila customer sudah menyebut pembandingnya secara spesifik dan nilai solusi sudah dibahas dengan decision maker. Potongan sebaiknya selalu ditukar dengan sesuatu yang bernilai bagi perusahaan. Diskon tanpa imbal balik membuat customer menganggap harga awal selalu bisa ditawar.

Langkah berikutnya

Program CSMP® — Sales Management

Bangun proses, KPI, dan aturan main tim sales agar margin dan forecast terjaga.

Lihat program CSMP® →
Diskusi dengan Coach EviIngin membahas kondisi tim sales Anda?Isi formulir singkat. Tim Asia Spirit Consulting akan menghubungi Anda untuk menjadwalkan diskusi tentang sertifikasi SMI, pendampingan Sales Leadership Accelerator, atau in-house training.
Isi formulir diskusi
Coach Evi Susanti
Dr. Evi Susanti, S.T., M.M.

Founder & CEO PT Asia Spirit Consulting, Authorized Business Partner & Master Trainer Sales Management Institute Inc. USA untuk Indonesia. 23+ tahun praktik sales dan sales leadership B2B.

Profil lengkap →LinkedIn →
Suka artikel ini?Dapatkan artikel berikutnya lewat newsletter LinkedIn Coach Evi.
Subscribe
Butuh Pendampingan?

Pilih Program Sesuai Kondisi Tim Anda

PT Asia Spirit Consulting adalah Authorized Business Partner Sales Management Institute Inc. USA untuk Indonesia. Program tersedia untuk kelas publik maupun in-house.

Sales baru atau fondasi belum kuat

Prospecting sampai closing belum terstruktur, banyak penolakan, pitching belum meyakinkan.

SFP® — Sales Foundation ProfessionalSertifikasi SMI Inc. USA · 2 hariLihat program →
Pipeline kosong, lead kurang

Lead tidak berkualitas, prospecting tidak rutin, sulit menembus akun korporat.

CLGS® — Certified Lead Generation SpecialistSertifikasi SMI Inc. USALihat program →
Sales manager mengelola tim

Forecast meleset, proses sales belum seragam, KPI dan review belum berjalan.

CSMP® — Certified Sales Management ProfessionalSertifikasi SMI Inc. USALihat program →
Leader senior dan strategis

Memimpin beberapa tim, menyelaraskan KPI, stakeholder, dan strategi penjualan.

SMCP® — Sales Master Certified ProfessionalSertifikasi SMI Inc. USALihat program →
Revenue stagnan walau sudah training

Leader belum menjalankan coaching, data CRM belum dipakai untuk diagnosis.

Sales Leadership AcceleratorPendampingan leader 3 bulan bersama Coach EviLihat program →
Tim 10 orang atau lebih

Materi, studi kasus, dan jadwal disesuaikan dengan industri dan target perusahaan.

In-house TrainingSertifikasi SMI, NLP Selling, atau program khususDiskusikan kebutuhan →

Belum yakin program mana yang cocok?

Isi formulir diskusi. Coach Evi akan membaca kondisi tim Anda lalu merekomendasikan langkah yang sesuai: sertifikasi, pendampingan leader, atau in-house training.

Isi formulir diskusi
Sampul ebook Stop Micromanage, Start Scale
Ebook gratisStop Micromanage, Start Scale7 hari menyusun sistem sales yang tetap berjalan tanpa harus memantau tim setiap saat.Klaim gratis